Untuk mewujudkan tekadnya, Sony kecil terus berlatih di klub Suryanaga di Surabaya. Suryanaga merupakan sebuah klub yang berdiri pada tahun 1949 dan merupakan salah satu mesin pencetak atlet legendaris.
Hasilnya, Sony sempat dipanggil untuk mengikuti Kejuaraan Asia Junior pada tahun 2000. Saat itu, Sony mengikuti pemusatan latihan di pelatnas Cipayung, Jakarta selama tiga bulan.
Pada saat turnamen tersebut berlangsung, Sony berhasil menginjakkan kakinya di partai pamungkas. Namun sayang, Sony harus kalah dari pebulu tangkis asal China, Lin Dan.
Tak hanya itu, Sony juga pernah menginjakkan kaki di final Kejuaraan Dunia Junior pada tahun yang sama. Akan tetapi, dia kalah di final oleh pebulu tangkis asal China juga, Bao Chunlai.
Mimpi Sony masuk pelatihan nasional akhirnya tercapai pada tahun 2003, dia terus berkembang dan berlatih sebelum Olimpiade Athena 2004. Setahun kemudian, perunggu berhasil dibawanya ke Indonesia dari Athena, Yunani.