"Mengendarai motor juara dunia itu mengasyikkan. MotoGP adalah motor paling berteknologi dan berperforma tinggi, saya merasa terhormat mereka memikirkan saya dan saya merasa harus langsung mengatakan ya pada kesempatan ini begitu ditawarkan kepada saya,” kata Iannone dilansir dari laman resmi VR46, Selasa (29/10/2024).
“Tantangannya tentu gila, rumit, dan berat, karena saya sudah bertahun-tahun tidak mengendarai motor di kategori ini dan belum pernah melakukan uji coba atau yang serupa,” katanya.
VR46 mengungkapkan pemilihan Iannone sebagai pengganti Diggia -sapaan Di Giannantonio- diputuskan karena mantan rider Suzuki itu memiliki kedekatan dengan Valentino Rossi, Ducati dan juga anggota tim Tavullia.
Iannone pun berterima kasih kepada sang legenda MotoGP karena telah memercayainya untuk kembali membalap di kelas utama.
“Saya senang bisa bekerja sama dengan Ducati dan Tim Balap Enduro VR46, baik untuk level yang sangat tinggi maupun untuk persahabatan yang sudah terjalin selama bertahun-tahun. Saya berterima kasih kepada Valentino Rossi, Alessio Salucci, Pablo Nieto, Gigi Dall'Igna, Claudio Domenicali, dan Mauro Grassilli,” ucap rider kelahiran Vasto itu.