Penghargaan Demokrasi dan Perdamaian 19 April sendiri pertama kali diperkenalkan pada 2020 oleh Asosiasi Alumni Fakultas Ilmu Liberal Universitas Nasional Seoul.
Penghargaan ini dibuat untuk memperingati gerakan pro-demokrasi 19 April 1960 di Korea Selatan yang menggulingkan rezim otoriter saat itu.
Capaian An Se-young kini menempatkan dia tidak hanya sebagai atlet elite dunia, tetapi juga figur yang memberi dampak besar di luar arena olahraga.