Alwi tertinggal 10-11 di interval gim kedua. Setelah itu, dia belum mampu keluar dari tekanan hingga akhirnya kalah 14-21.
Gim ketiga menjadi penentuan dan berlangsung sengit. Alwi langsung meningkatkan agresivitas untuk menghindari tekanan seperti di gim sebelumnya.
Permainan cepat dan pukulan menyilang kembali menjadi senjata utama. Alwi mampu menjaga keunggulan di momen-momen krusial.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Alwi menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-18 sekaligus memastikan langkah ke babak 16 besar.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Alwi untuk melanjutkan performa positif di BAC 2026. Dia menunjukkan kemampuan bertahan dalam tekanan dan konsistensi di poin-poin akhir.
Sebagai juara Indonesia Masters 2026, hasil ini mempertegas kapasitas Alwi sebagai salah satu andalan tunggal putra Indonesia di turnamen level Asia.