Meski kecewa, pebulutangkis berusia 20 tahun ini melihat kekalahan ini sebagai pelajaran berharga. Menurutnya, strategi yang digunakan sebenarnya berjalan sesuai rencana, namun eksekusi di saat genting menjadi faktor penentu.
Bagi Alwi, duel melawan Kunlavut adalah pengalaman berharga yang akan dijadikannya bekal untuk tampil lebih baik di turnamen-turnamen mendatang. Ia menegaskan akan berbenah, memperbaiki aspek mental dan teknis agar tak lagi mengulang kesalahan serupa.
"Kalo strategi dan permainan hari ini berjalan baik. Kami sama-sama tau kelebihan dan kelemahan masing-masing," ucap Alwi.
"Ya, hari ini harinya Kunlavut dan ini pengalaman yang baik untuk saya walaupun pahit, sakit saya harus terima dan saya akan banyak belajar dan tetap semangat," tutupnya.