Unggul 4-1 membuat Aldila/Vera berada di atas angin. Meski sempat kehilangan satu gim, mereka mampu menjaga konsistensi permainan hingga memaksa pertandingan berlanjut ke super tie-break.
Pada set penentuan, duel berlangsung ketat ketika skor imbang 4-4. Namun Kempen/Chong kembali menunjukkan efektivitas servis pertama dengan catatan 87,5 persen.
Keunggulan itu membuat pasangan Belgia/Hong Kong mampu menjauh 7-5 sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 10-6 di super tie-break.
Meski gagal juara, pencapaian runner-up Maroko Open 2026 menjadi hasil terbaik Aldila musim ini. Sebelumnya, dia hanya mampu mencapai perempat final WTA 250 Auckland, WTA 250 Hobart, serta WTA 1000 Madrid.
Hasil di Rabat juga memperpanjang daftar final WTA Tour yang pernah dicapai Aldila Sutjiadi. Petenis Indonesia tersebut kini tercatat sudah empat kali menembus final level WTA, yakni WTA 500 Guadalajara 2025 bersama Giuliana Olmos, WTA 500 Strasbourg 2024 bersama Asia Muhammad, WTA Elite Trophy Zhuhai 2023 dan WTA 250 Hamburg 2022 bersama Miyu Kato.
Sementara itu, perjalanan Kempen/Chong menuju gelar juara berlangsung mulus. Mereka tidak pernah menjalani super tie-break sepanjang turnamen, termasuk saat mengalahkan unggulan keempat Anastasia Detiuc/Irina Khromacheva pada semifinal.