4. Fadia Sempat Cedera
Pada partai semifinal, Apriyani/Fadia memang merasakan perjuangan yang berat. Pasalnya Fadia sempat cedera di bagian tumit kirinya.
Meski sakit, Fadia tetap berjuang. Dia menahan rasa sakit demi habis-habisan merebut tiket ke final bersama seniornya, Apriyani.
5. Obati Dahaga Ganda Putri Indonesia di Singapore Open
Bagi Indonesia, sektor ganda putri di Singapore Open sulit diraih. Sektor ini didominasi China yang juara selama 21 kali.
Namun, Indonesia boleh berbangga karena menjadi juara terbanyak kedua dalam ajang ini dengan torehan 7 kali. Apriyani/Fadia sendiri menuntaskan dahaga juara karena terakhir kali Indonesia juara Singapore Open pada 2016. Saat itu Singapore Open 2016 berhasil disabet Greysia Polii/Nitya Krishinda.
6. Ganda Putri Indonesia Keenam yang Juara Singapore Open
Apriyani/Fadia menjadi ganda putri Indonesia keenam yang menjuarai Singapore Open. Sebelumnya, sudah ada sejumlah nama yang menjuarai ajang Super 500 ini.