“Saya tidak suka dengan pelatih yang hanya mempedulikan skor akhir (seperti Mourinho). Bagi saya, gaya permainan dan kreativitas di atas lapangan juga penting,” ujar Pellegrini.
Mendegar hal itu, Mourinho juga memberi jawaban menohok untuk Pellegrini. Perseteruan ini pun akhirnya terus berlanjut sampai saat ini.
“Andaikan saya dipecat oleh Real Madrid, akan banyak kesebelasan ternama datang. Saya bisa melatih tim papan atas di Inggris atau Italia. Bukan ke Malaga,” jawab Mourinho untuk Pellegrini.
4. Antonio Conte
Rivalitas kedua pelatih ini tampak begitu tinggi hingga akhirnya membuat adu mulut tak terhindarkan di pinggir lapangan.
Salah satunya terjadi pada Oktober 2016. Itu menjadi pertemuan pertama antara Mourinho dengan Conte. Mourinho pun harus menelan pil pahit karena MU asuhannya dikalahkan mantan timnya, yakni Chelsea, dengan skor telak 0-4.