Pada usia 14 tahun, Aries menjadi atlet Panjat Tebing termuda di Grobogan. Berkat kegigihannya mengasah kemampuan panjat tebingnya, Aries berhasil masuk menjadi atlet pada PON 2019.
Wanita kelahiran Grobogan 21 Maret 1995 ini meraih medali emas dalam ajang Piala Dunia Panjat Tebing (IFSC World Cup) yang digelar di Xiamen, China beberapa waktu lalu. Saat itu Aries menang atas wakil Rusia Elana Tomofeeba dalam kejuaraan tersebut. Semenjak itu, dia pun dikenal dengan julukan Spiderwoman alias Wanita Laba-Laba.
Kian membanggakan lantaran Aries juga berhasil memecahkan rekor dunia sebagai wanita pertama yang dapat mencatatkan waktu di bawah 7 detik, yaitu 6,995 detik dalam nomor speed world putri.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Alfian Muhammad Fajri (@alfian_m_fajri)
Alfian Muhammad Fajri merupakan climber asal Solo, Jawa Tengah. Alfian cukup banyak menorehkan prestasi di bidang panjat tebing. Salah satunya, Alfian berhasil meraih gelar juara dunia dalam kejuaraan IFSC Climbing World Cup Chamonix, di Prancis pada Juli 2019.
Suami atlet Aries Susanti ini menjadi juara nomor speed world record. Alfian membeberkan bahwa kunci kemenangan dalam panjat tebing adalah ketenangan. Saat mampu menguasai diri dan fokus, maka keberhasilan yang terbaik ada di depannya.