Masalah semakin besar pada gim kedua. Laju bola yang jauh lebih cepat dan kondisi menang angin membuat Fadia/Tiwi kehilangan kontrol sejak awal pertandingan.
“Gim kedua kami benar-benar kaget karena laju bolanya jauh lebih kencang. Menang anginnya tidak bisa kami kontrol dan akhirnya sejak awal sudah tertinggal jauh,” ujarnya.
Jarak poin yang cepat melebar membuat pasangan Indonesia semakin sulit mengembangkan permainan. Mereka hanya mampu meraih empat poin sebelum Hirota/Sakuramoto memastikan kemenangan.
“Sama sekali tadi kami tidak bisa mengeluarkan bentuk permainan kami,” tutur Fadia.
Amallia menilai kekalahan tersebut menjadi pelajaran penting bagi dirinya dan Fadia. Dia mengakui mereka terlalu tertekan ketika pola permainan yang diharapkan tidak muncul.