Pekerjaan rumah pertama adalah menjaga fokus sepanjang pertandingan. Rehan/Gloria sebenarnya berpeluang menyelesaikan laga dalam dua gim, tetapi permainan mereka mengendur hingga kehilangan banyak poin pada gim kedua.
“Di gim kedua kami agak kendur jadi banyak hilang poin tapi beruntung di gim ketiga kami bisa fokus lagi, bisa mempercepat tempo lagi dan lebih yakin,” ucap Rehan.
Pekerjaan rumah kedua berkaitan dengan kecepatan beradaptasi terhadap kondisi lapangan. Arah angin yang sangat terasa membuat Rehan/Gloria kesulitan menerapkan pola permainan, terutama pada dua gim pertama.
Gloria juga mengaku belum sepenuhnya mendapatkan kembali suasana pertandingan setelah lebih dari satu bulan tidak bertanding. Kondisi tersebut membuat mereka harus bekerja keras untuk membangun ritme dan mengatasi tekanan.
“Hari ini (kemarin) terasa sekali setelah satu bulan lebih tidak main jadi hawanya kayak kurang dapat jadi sepanjang laga pembawaannya coba buat bangkit dan munculin lagi feel pertandingannya. Puji syukur bisa mengatasi tekanan tadi,” kata Gloria.