Yang Ingin Pisahkan TNI dengan Rakyat Layak Dapat Kartu Merah

Ainun Najib
Pemuda Panca Marga DIY mengkritisi pernyataan Gubernur Lemhanas soal TNI bukan milik rakyat. (Foto : Ist)

Seperti diketahui video percakapan Gubernur Lemhannas Letjen (Purn) Agus Widjojo dengan Najwa Shihab viral di media sosial. 

Saat itu Najwa mengajukan pertanyaan tentang konsep tentara menyatu dengan rakyat. Letjen Agus menjelaskan jika awalnya TNI lahir dari bangsa yang berjuang. "Kita belum punya negara. Jadi yang berjuang itu adalah rakyat, menyatu itu," kata Agus dalam video itu.

Menurut purnawirawan bintang tiga ini, waktu perang tentara memang menyatu dengan rakyat, prinsip perang gerilya memang tentara harus menyatu dengan rakyat. Namun hal berbeda terjadi di masa damai. tentara tidak lagi menyatu dengan rakyat. "Tetapi setelah menjadi demokrasi, setelah merdeka, rakyat itu punyanya presiden. Rakyat itu punyanya yang dipilih oleh rakyat, memenangkan pilpres, pemilu," kata Letjen Purn Agus. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OPM Kembali Berulah, TNI Evakuasi Puluhan Pendulang Emas dari Awimbon ke Boven Digoel

57 tahun lalu

Pengamat Militer Bongkar Alasan KKB Selalu Serang Pekerja Proyek dan Guru di Papua 

57 tahun lalu

Mencekam! OPM Serang Warga Tembagapura, Anak Perempuan Tewas Ditembak

57 tahun lalu

68 Jembatan Rawan Ambruk di Jatim, TNI Turun Tangan

57 tahun lalu

Ini Deretan Senjata OPM yang Diamankan TNI usai Kontak Tembak di Nabire

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal