Warga Cangkringan Sleman Tolak Wilayahnya Jadi Tempat Pembuangan Sampah Sementara

erfan erlin
Warga Cangkringan, Sleman memasang spanduk penolakan rencana pembangunan TPS sementara. (foto: MPI/Erfan Erlin)

Sampah-sampah yang ditumpuk bakal membawa dampak negatif bagi masyarakat. Selain bau, nanti air mereka menjadi tercemar dan banyak lalat beterbangan. Tentu hal tersebut membahayakan bagi kesehatan.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman, Ephipana Kristiyani menyampaikan bahwa TPSS itu sifatnya sementara untuk menampung sampah dari Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta sembari menunggu TPST Piyungan dibuka kembali.

"Lahan di Cangkringan Sleman seluas dua hektar itu dapat menampung sampah 300 ton perhari. Kota (Yogyakarta) sekitar 200 (ton perhari) dan Sleman kami 100 (ton) perhari,” ujar Ephipana.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

ORI DIY Sebut Desentralisasi Pengelolaan Sampah Timbulkan Masalah Baru

57 tahun lalu

Pemda DIY Dorong Seluruh Kampus di Jogja Ramah Perempuan dan Anak

57 tahun lalu

Atasi Persoalan Sampah, Pemkab Bantul Gandeng Investor Taiwan

57 tahun lalu

Waduh, Zona Transisi 1 TPST Piyungan Sudah Penuh

57 tahun lalu

Pemda DIY Raih Juara Kedua Anugerah Layanan Investasi 2023

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal