Warga Bantul Diajak Bikin Lubang di Tanah untuk Olah Sampah Organik

Antara
Warga Bantul didorong untuk megolah sampah mandiri. Ini untuk mengurangi sampah yang dibuang di TPST Piyungan. Saat ini TPST Piyungan sudah penuh dan baunya sampai kemana-mana. (Foto TPST Piyungan : Facebook Kang Yani Piyungan)

Budi mengingatkan, sampah harus dipilah terlebih dahulu dan yang dimasukkan ke dalam lobang adalah sampah organik. Pasalnyajika sampah anorganik terutama plastik masuk ke dalam tanah akan mencemari tanah.

“Pedukuhan atau desa yang punya lahan bisa membuat jugangan untuk pembuangan sampah organik darurat, apalagi itu tidak butuh biaya banyak, dan itu saya yakin akan mengurangi sampah yang dibuang ke TPA Piyungan," ujarnya.

Hingga saat ini volume sampah asal Bantul yang dibuang di TPA Piyungan yang dikelola DLH Bantul dan swasta sekitar 170 ton hingga 180 ton per hari, baik yang sudah dipilah maupun yang belum diangkut. dari TPS-TPS. “Intinya banyak hal yang masih bisa dilakukan di desa untuk mengurangi sampah yang dibuang ke TPA Piyungan,” ucapnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal