Waduh, 2 Ternak di Bantul Positif Terinfeksi Penyakit Kulit LSD

Antara
Penyakit kulit pada ternak yang disebabkan virus Lumpy Skin Disease (LSD) sudah masuk wilayah Bantul. (Foto: Antara)

 
Tak hanya melakukan sosialisasi, untuk mengantisipasi meluasnya kasus penyakit LSD ini pihaknya juga melakukan pengawasan terhadap lalu lintas ternak. Pengawasan ini untuk memastikan bahwa ternak yang masuk Bantul dalam kondisi sehat.
 
"Ciri-ciri hewan ternak yang kena LSD itu kulit seperti brontok-brontok merah di semua tubuh. Namun (penyakit ini) tidak sampai menyebabkan kematian, kalau dampaknya otomatis secara ekonomi," ujarnya.
 
Dia menyebutkan jika ternak yang terkena virus LSD juga bisa menghambat pertumbuhan daging, yang nantinya berpengaruh pada harga jual di pasaran yang menurun.
 
"Ini tidak seperti PMK (penyakit mulut dan kuku). Kalau PMK itu jelas penyerangan lebih cepat juga lebih bahaya karena PMK kepalanya tidak dikonsumsi. Kalau ini hanya harga jual yang turun," ujarnya. 

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Desa Cikaso Kuningan Catat Rekor Kurban 28 Sapi, Daging Berlimpah Dibagikan ke Warga

57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal