Viral Monyet Ekor Panjang Turun dari Puncak Gunung Merapi ke Permukiman Warga

erfan erlin
Tangkapan layar monyet ekor panjang (MEP) turun gunung dari puncak Merapi ke permukiman yang disebutkan karena suhu panas. (Foto: Ist)

Wahyudi menambahkan MEP yang terlihat di kawasan Rejodani Pakem Sleman tersebut hanyalah monyet yang terusir dari koloni (kelompoknya). Monyet yang terusir dari koloni tersebut sering berulah di permukiman. 

"Kawanan monyet ekor panjang itu jumlahnya ratusan ekor. Kalau hanya 3 ekor itu bukan kawanan, tapi monyet yang terusir dari habitatnya. Itu biasanya yang sering berbuat ulah," ucapnya.

Wahyudi menambahkan TNGM tidak diperoleh info apa pun terkait adanya Kelompok MEP di sekitar wilayah Kaliurang yang turun ke bawah. Info dari salah satu TPHL yang berdomisili Ngepring Purwobinangun, MEP sudah biasa ditemukan di timur Kali Boyong.

MEP tersebut kemudian turun sampai di lokasi penambangan pasir dan sampai di BOD 6 atau akses sebelum Lapangan Tritis ada akses jalur tambang. Lokasi yang beredar luas di media sosial tersebut jaraknya cukup jauh.

"Rejodani Pakem yang dikabarkan dijumpai MEP itu jaraknya 10 km dari puncak (Gunung Merapi)," ujarnya.

Di samping itu dalam unggahan yang beredar menyebutkan jumlah monyet 3 ekor ini juga kurang menyakinkan kalau dikatakan kelompok alami MEP. MEP kalau berkelompok itu tidak hanya 3 ekor dan pasti puluhan. Berarti ini 'pencilan' yang terusir dari kelompoknya.

"Memang ini yang sering membuat ulah di masyarakat. Ini tambahan info Mas," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas 2 Kilometer, Status Siaga

57 tahun lalu

Gunung Merapi Erupsi Sore Ini, Luncurkan Awan Panas Guguran ke Kali Sat

57 tahun lalu

Konten Pocong Meresahkan Viral di Jember, Emak-Emak Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Dipukul Preman Terminal Bangkalan, Perempuan Penjaga Loket Karcis Bus Lapor Polisi

57 tahun lalu

Kronologi Perempuan Dipukul Preman di Terminal Bangkalan, Berawal Percekcokan Anak Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal