Informasi diperoleh iNews, insiden itu diduga berkaitan dengan urusan pribadi antara kepala desa dan pihak penagih utang. Awalnya sang kepala desa terlilit sejumlah utang dan harus melakukan pembayaran.
Pada pertengahan bulan puasa, dia didatangi sekelompok orang yang memintanya untuk pergi ke perempatan Legundi di Kecamatan Panggang seorang diri. Di tempat tersebut, dia mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari penagih utang yakni disiram air.
Kejadian ini direkam video lalu viral di media sosial. Banyak yang mengecam tindakan penagih utang karena dinilai mempermalukan seorang pejabat desa secara tidak pantas.
Sementara itu, Pemkab Gunungkidul mendorong kepala desa untuk mengambil tindakan hukum atas permasalahan tersebut. Pemerintah daerah mengutuk keras aksi penagih hutang yang melebihi batas kewajaran.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntari Ningsih lmeminta warga agar tidak tersulut emosi terkait video yang beredar. Selain itu meminta kepada sang lurah agar menempuh jalur hukum,