Usir Alat Berat, Petani Bantul Tolak Pembangunan BMT di Eks STA Sanden

Kuntadi
Petani Sanden, Bantul menolak pembangunan BMT di eks Sarana Terminal Agrobisnis (STA). (foto: istimewa)

Tempat pelelangan ini, sangat dinantikan petani. Khususnya ketika harga jual cabai dan bawang rendah. Dengan sistem lelang, penjualan akan dilakukan kepada penawar tertinggi.

“Semestinya desa memperbaiki fasilitas itu, bukan malah menyewakan ke pihak lain,” katanya.
Perwakilan Panitikismo Pemerintah DIY, Julaidi Rastyanto mengatakan, pihak BMT yang akan membangun sudah mengantongi kekancingan dari pihak Keraton Yogyakarta. Artinya mereka bisa memanfaatkan dan mengelola lahan seluas 2.000 meter persegi. “Kekancingan itu tidak sembarang dikeluarkan, ada persyaratannya,” katanya.

Pihak BMT juga sudah melakukan sosialisasi terkait pemanfaatan lahan tersebut. Mereka juga sudah mendapatkan surat keterangan dari Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Bantul serta izin pemanfaatan lahan dari nupati.

Sementara itu, Carik Desa Srigading, Dwi Krisdyanto mengatakan, desa tidak berani memperbaiki karena asetnya bukan milik desa. Sementara kondisi bangunan sudah lapuk dan membahayakan. Bangunan ini dulu dibangun pemerintah pusat namun tidak masuk dalam aset Pemkab Bantul.

“Kayaknya dibangun dari pusat 2008 lalu. Tidak tahu milik siapa, karena di bidang aset Kabupaten Bantul juga tidak ada,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

57 tahun lalu

Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal