Usai Pilpres, Intelektual DIY Serukan Jaga Persatuan dan Kesatuan

Kuntadi
Seruan intelektual DIY untuk persatuan dan kesatuan bangsa. (Foto: iNews/Kuntadi).

"Harus bisa menahan diri dari mengeluarkan pernyatan-pernyataan yang bisa memperkeruh suasana dan melahirkan kontroversi di masyarakat," ujar dia.

Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Eddy Suandi Hamid mengatakan, seruan ini diperlukan untuk menenangkan masyarakat. Warga harus diberikan pemahaman yang benar agar tetap beraktivitas seperti biasa.

Saat ini ada sebagian elite menyerukan gerakan-gerakan, yang mana dikhawatirkan menimbulkan keresahan, permusuhan di masyarakat. Seruan ini, kata dia, untuk mengingatkan pihak yang tidak puas, bahwa ada jalur konstitusional.

"Seruan ini bisa mengingatkan agar yang tidak puas harus menempuh jalur konstitusional," katanya.

Sementara itu, Rektor Univeritas Nahdlatul Ulama (UNU) DIY, Purwo Santoso mengatakan, pelaksanaan proses teknis pemilu sudah berlangsung dan masyarakat telah menggunakan hak pilihnya dengan baik,

"Kepercayaan yang sudah diberikan kepada rakyat atas pilihannya patut dihormati," ujar dia.

Sebelumnya, seruan moral para intelektual ini dihadiri oleh para akademisi dan pimpinan perguruan tinggi di DIY. Deklarasi tersebut berlangsung di Balairung UGM Yogyakarta, Senin (6/5/2019).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Bumi Magnitudo 3,4 Guncang Gunungkidul DIY

57 tahun lalu

Pilu! Remaja Hilang Tenggelam saat Surfing di Pantai Parangtritis Ditemukan Tewas

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,3 Guncang Bantul DIY

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini di Gunungkidul DIY, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang Gunungkidul, Cek Kekuatan Magnitudonya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal