Usai Mengolok-olok Vaksin di Medsos, Pemuda Ini Meninggal karena Covid-19

Muhaimin
Stephen Harmon (34) saat menjalani perawatan karena Covid-19. Pria ini sebelumnya mengejek vaksin Covid-19. (Foto: Ist)

LOS ANGELES, iNews.id - Sekitar satu bulan usai mengolok-olok program vaksinasi dari pemerintah, seorang pria berusia 34 tahun meninggal dunia karena Covid-19. Pria ini, mengejak vaksinasi melalui akun media sosial miliknya pada Juni lalu. 

Pria dari California, Amerika Serikat (AS), Stephen Harmon (34) meninggal pada hari Rabu di Corona Regional Medical Center, sekitar satu jam di sebelah timur Los Angeles.

Sebelum dirawat di rumah sakit, Harmon berbagi serangkaianolok-olokan di media sosial tentang vaksin Covid-19. "Saya mendapat 99 masalah tetapi vax [vaksin] bukan satu," tulisnya pada bulan Juni di Twitter.

Dalam tweet lain di bulan yang sama, dia mengolok-olok upaya penjangkauan pemerintahan Joe Biden untuk mendorong vaksinasi.

“'Surveyor' vaksin dari pintu ke pintu Biden benar-benar harus disebut Saksi JaCovid. #keepmovingdork," katanya.

Harmon, seperti dilaporkan KCBS-TV, Minggu (25/7/2021), telah dirawat karena pneumonia dan kadar oksigen yang sangat rendah di rumah sakit.

Tiga hari sebelum kematiannya, Harmon menceritakan bahwa dia ditempatkan pada ventilator dan meminta pengikutnya untuk mendoakannya.

"Jika Anda tidak memiliki keyakinan bahwa Tuhan dapat menyembuhkan saya melalui ventilator bodoh Anda, maka jauhkan neraka dari ruang ICU saya, tidak ada ruang di sini untuk ketakutan atau kurangnya iman!" tulis dia di Twitter.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

57 tahun lalu

Wisatawan AS Terpeleset di Tangga Atuh Beach Nusa Penida, Jatuh Sejauh 5 Meter

57 tahun lalu

Salah Sasaran, WNA asal Amerika Jadi Korban Penganiayaan di Lombok Tengah

57 tahun lalu

Heboh Bule Perempuan AS Bikin Kelas Aktivitas Seksual di Bali, Begini Modusnya

57 tahun lalu

Membanggakan, Siswi MAN 1 Brebes Diterima 4 Universitas Ternama di Amerika Serikat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal