Uniknya Permainan Jemparingan Mataraman, Wajib Berpakaian Jawa dengan Duduk Bersila

Trisna Purwoko
Salah satu peserta membidik target dalam olahraga Jemparingan di ISI Yogyakarta. (foto: iNews.id/Trisna Purwoko)

Salah seorang peserta Syifa Azifa mengaku tertarik dengan permainan jemparingan. Olahraga jemparingan ini unik karena harus duduk bersila dengan pakaian Jawa tradisional. Satu paket berupa busur beserta 12 anak panah dibeli dengan harga Rp1,2 juta.  

“Unik ya, saat memainkan duduk bersila dengan pakaian Jawa,” katanya. 

Pakar Jemparingan laurentius Edy Sutopo mengatakan, olahraga tradisional ini sekarang cukup diminati masyarakat khususnya anak-anak muda. Banyak komunitas yang bermunculkan untuk melestarikan seni budaya agar terhindar dari kepunahan. 

“Banyak komunitas muncul dan melakukan aktivitas pelestarian tradisi ini,” katanya.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dosen ASN ISI Yogyakarta Demo di Gedung Rektorat, Tuntut Tukin Segera Dibayar

57 tahun lalu

Ribuan Mahasiswa Jogja Gelar Mimbar Demokrasi Lawan Politik Dinasti

57 tahun lalu

Diiringi Karawitan, Pemakaman Rektor ISI Yogyakarta Timbul Raharjo Dilepas Ratusan Mahasiswa

57 tahun lalu

Innalillahi, Rektor ISI Yogyakarta Timbul Raharjo Meninggal

57 tahun lalu

20 Oleh-oleh Khas Yogyakarta yang Terkenal dan Wajib Dibeli, Ada Bakpia hingga Belalang Goreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal