Unik, Warga Gunungkidul Kembangkan Wisata Sedot Madu Langsung dari Sarangnya

Kismaya Wibowo
Warga NGlipar, Gunungkidul mengembangkan wisata sedot madu langsung dari sarangnya. (Foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

Lebah lanceng sangat mudah dibudidayakan. Hanya cukup tiga bulan, akan langsung terbentuk koloni. Lebah ini juga mudah hidup dengan mengandalkan tanaman bunga dan buah yang ada di lingkungan sekitar. 

Paket ini dibanderol dengan harga Rp4,5 juta untuk 50 orang. Sedangkan untuk paket perorangan dibanderol Rp250.000. Wisatawan juga akan diedukasi budi daya lebah lanceng.  

Salah seorang wisatawan, Reininda Rulita Sari mengaku, sangat terkesan dengan wisata sedot madu. Dirinya baru pertama kali mencicipi madu langsung dari sarangnya.  

“Awalnya memang takut, tetapi setelah diedukasi jadi biasa,” katanya.

Menurutnya, sensasi wisata ini karena ada perasaan takut dan menikmati madu secara langsung. Madu yang diisap rasanya juga lebih manis sedikit asam dan masih alami.  

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wisata Air Terjun Tibu Ijo Berujung Duka, Wanita Tewas Tersangkut di Bebatuan Sungai

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Kesal Drainase Tertutup Bangunan, Warga Adang Kunjungan Bupati Pangandaran di Kawasan Wisata

57 tahun lalu

Kawanan Lebah Mengamuk di Batang, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal