Unik, Jumlah Lembaran Kitab Daun Lontar saat Dijamas Selalu Berbeda

Kuntadi
Jamasan pusaka Kitab Daun Lontar Kalimasada di Sentolo, Kulonprogo, Rabu (11/8/2021). (Foto: istimewa)

Prosesi jamasan diawali dengan membuka kotak penyimpanan. Selanjutnya kitab diangkat dan diletakkan di atas bantal dan tali pengikat kemudian dibuka. Terakhir proses jamasan dilakukan menggunakan minyak khusus. 

“Kitab ini usianya sudah ratusan tahun. Uniknya setiap tahun jumlah lembaran tidak sama. Tadi ada 65 padahal tahun kemarin ada 59 lembar,” katanya.  

Lurah Salamrejo, Dani Pristiawan mengatakan, jamasan pusaka ini menjadi tradisi yang yang terus dipertahankan. Kitab Daun Lontar ini telah dicatat sebagai salah satu warisan budaya sebagi benda bersejarah di Dinas Kebudayaan Kulonprogo. 

“Dari kalurahan akan membentuk tim untuk mengkaji sejarah asal mula kitab ini dengan menggandeng lembaga dan instansi terkait,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Ramaikan Jamasan Perkutut, Wali Kota Maidi Dukung Pelestarian Budaya Kota Madiun

57 tahun lalu

Jeep Willys Pernah Digunakan Sri Sultan HB IX Dilelang, Buatan Amerika Tahun 1945

57 tahun lalu

Ditemani Cucu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Alam Ganjar Berkeliling Keraton Yogyakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal