Tradisi Unik Ratusan Tahun di Bantul, Santap Bubur Sayur Lodeh untuk Buka Puasa

Trisna Purwoko
Tradisi berbuka puasa dengan menyantap bubur sayur lodeh dipertahankan di Masjid Sabilurrosyaad, Pandak, Bantul. (Foto: iNews.id/Trisna Purwoko)

Menurut Haryadi, bubur dan sayur lodeh memiliki makna filosofi yang menjunjung kearifan lokal. Bubur makanan yang halur dan mudah dicerna sehingga sangat dianjurkan untuk disantap saat berbuka. Dalam bahasa Arab, bubur juga mengandung arti yang baik, sehingga dalam berdakwah harus dilakukan tidak dengan  kekerasan melainkan dengan keramahan dan kelembutan. 
  
“Untuk melestarikan tradisi ini, setiap hari kami siapkan 300-an porsi,” katanya.  

Selain bubur sayur lodeh, panitia Ramadan juga menyiapkan teh panas dan camilan kecil untuk berbuka. Menu inipun banyak diminati generasi muda.      

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
5 hari lalu

Tragis! Tersengat Listrik Saat Cari Pakan Ternak, Buruh Tani di Bantul Tewas di Atas Pohon

1 bulan lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

3 bulan lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

3 bulan lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

4 bulan lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal