BANTUL, iNews.id - Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak mengadakan tradisi padusan atau mandi ramai-ramai di objek wisata pantai dalam menyambut Ramadan 1441 Hijriah. Hal ini sesuai instruksi pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19.
"Sehubungan dengan adanya pandemi COVID-19, maka di seluruh objek wisata di Bantul tidak diadakan padusan menyambut bulan puasa/Ramadan, mohon untuk diperhatikan," tulis pengumuman Dinas Pariwisata Bantul dalam akun media sosial resminya, Kamis (23/4/2020).
Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, padusan di objek wisata Bantul, seringkali melibatkan ribuan wisatawan yang berkerumun di wisata air. Hal tersebut jelas bertentangan dengan anjuran dari pemerintah. Sehingga tradisi padusan dihapuskan.
"Iya (pengumunan itu) kebetulan obyek wisata di pantai kan tutup. Status objek wisata tutup sesuai surat edaran dari Sekda (Sekretaris Daerah Bantul)," kata Kwintarto.
Namun, jika masih ditemukan warga yang nekat mandi atau bermain di kawasan pantai, Pemda Bantul telah menyiapkan personel gabungan pada Kamis (23/4/2020).