Tradisi Grebeg Besar, Tujuh Gunungan Yogyakarta Diperebutkan di Tiga Tempat

Kuntadi
Tradisi Gerebeg Besar yang menjadi rangkaian peringatan Idul Adha di Yogyakarta. (Foto: iNews.id/Kuntadi).

Setelah didoakan gunungan ini pun menjadi rebutan warga. Mereka percaya apapun yang mereka dapat dalam rebutan gunungan tersebut menjadi sebuah rezeki.

Mahfud MD, salah satu tokoh nasional yang hadir sekaligus penasihat Gubernur DIY mengatakan, grebegan itu merupakan upacara keagamaan yang berbasis budaya Islam. Tradisi ini hanya dilaksanakan di Yogyakarta dan Solo.

"Ternyata Islam itu bisa hidup di mana-mana, termasuk di keraton," ujar dia.

Islam juga sudah dilaksanakan syariat-syaratnya oleh penduduk dan dikombinasikan di dalam variasi tampilannya, tanpa menghilangkan akidah keislaman. Kondisi ini menjadi simbol indahnya Bhineka Tunggal Ika yang menjadi rahmatan lil alamin.

Salah seorang warga, Rejo Wiyono, mengaku selalu datang untuk ikut berebut gunungan. Baginya hasil gunungan yang dia peroleh dalam rebutan ini dipercaya sebagai rezeki, yang merupakan pemberian dari Raja.

"Saya selalu datang untuk ikut rebutan. Ini berkah," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pacu Jawi Minangkabau, Adu Ketangkasan Joki dan Kecepatan Sapi di Sawah Berlumpur

57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Momen Tradisi Riyayan di Grahadi, Warga Jatim Antre Salaman dengan Khofifah

57 tahun lalu

Unik! Tradisi Tumpengan Warnai Lebaran di Blora, Warga Makan Bersama di Masjid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal