Tolak RUU Omnibus Law, Ratusan Buruh dan Mahasiswa Demo dengan Protokol Kesehatan

Kuntadi
Peserta aksi Aliansi Rakyat Bergerak di Gejayan, Sleman menolak RUU Omnibus Law Cipta Kerja. (Foto: istimewa)

SLEMAN, iNews.id – Ratusan orang yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) melakukan aksi penolakan terhadap RUU Omnibus Law di simpang tiga Gejayan, Sleman Kamis (16/7/2020). Peserta aksi tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan juga menjaga jarak untuk mencegah Covid-19.

Aksi yang melibatkan mahasiswa dan buruh ini awalnya dari bundaran UGM, Yogyakarta. Mereka kemudian bergerak ke simpang tiga Gejayan dengan melakukan long march.

“Kita sama-sama berkumpul bahwa masyarakat Yogyakarta resah dan mendesak penolakan RUU Omnibus law Cipta Kerja,” kata Humas ARB Revo, di sela-sela aksi.

Revo mengatakan, aksi ini tetap menerapkan protokol kesehatan bukan karena menerima anjuran pemerintah, namun karena kepedulian peserta aksi terhadap kesehatan. Covid-19 telah berdampak luas di masyarakat dan banyak yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Ini kegagalan negara menghadapi situasi krisis, ekonomi kita tidak baik-baik saja Ada kesalahan dalam sistem kenegaraan ini,” katanya.

Dalam RUU Omnibus law, ada pasal-pasal yang menyulitkan pekerja. Mereka tidak bisa fleksibel dalam bekerja dengan jam kerja berlebihan. PHK akan menjadi ancaman bagi setiap pekerja.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hotel di Sleman Terbakar, Tamu Terjebak Asap Tebal

57 tahun lalu

Masyarakat Yogyakarta Demo Keprihatinan Rezim Jokowi, Polresta Sleman Terjunkan 352 Personel

57 tahun lalu

Bupati Gunungkidul Sunaryanta Sambut Positif Pencabutan Pandemi Covid-19, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Penumpang KRL Solo-Yogyakarta Kini Boleh Tak Pakai Masker, Ini Ketentuannya

57 tahun lalu

Calon Haji Sukoharjo Diimbau Terapkan Prokes di Tanah Suci

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal