Tolak Penertiban Tambak, Warga Blokade Jalur Wisata Selatan Bandara YIA

Kuntadi
Rendy Edriansyah Eldin (baju gelap kotak kotak), anak Wali Kota Medan yang tiba di Lobby belakang Kejatisu untuk mejalani pemeriksaan (Foto : istimewa)

"Namun bagaimanapun kami akan pertahankan tambak kami," katanya.

Ribut, petambak lainnya mengutarakan hal sama. Dia mengaku tak tahu jika wilayah tersebut akan ditertibkan. Padahal dirinya baru saja menebar benih udang yang kini sudah berumur 30 hari. Semua prosenya mengeluarkan modal hingga Rp40 juta. Jika tambak diratakan secara paksa, maka dia akan menanggung kerugian.

"Saya tidak tahu kalau wilayah ini akan ditertibkan. Modal ini utang bank," kata pria asal Madura yang tinggal di Demen tersebut.

Pantauan iNews.id, sejak pagi ratusan petugas gabungan TNI/Polri bersama Satpol PP sudah bersiaga di Pantai Congot, di sisi selatan Bandara YIA. Namun sampai pukul 13.00 WIB, rencana penertiban tambak belum juga dilakukan.

Sebuah alat berat berupa backhoe tampak terparkir di tepi jalan. Belum ada kejelasan pelaksaaan eksekusi 130 tambak tersebut. Adapun, penertiban tambak karena lokasi ini akan dijadikan sebagai sabuk hijau (greenbelt) mitigasi bencana Bandara YIA.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Ini Penyebab Warga Kaligedang Bawa Kapolsek Ijen usai Pengepungan

57 tahun lalu

2 Pendemo Pemakzulan Bupati Pati Jadi Tersangka usai Blokade Jalan Pantura

57 tahun lalu

15 Tahun Jalan Rusak dan Berlumpur, Warga Cirebon Protes hingga Gelar Aksi Blokade

57 tahun lalu

Ratusan Siswa SMK 10 Medan Segel Sekolah hingga Blokade Jalan gegara Tak Bisa Ikut SNBP

57 tahun lalu

Polisi Gagalkan Penyelundupan 80.000 Benih Lobster di Bandara YIA, 1 Kurir Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal