Tinjau Lapas Perempuan Wonosari, ORI DIY Tak Temukan Bukti Kekerasan Fisik

Kismaya Wibowo
Kepala ORI Perwakilan DIY-Jateng Budhi Masturi mengunjungi Lapas Perempuan di Wonosari, Gunungkidul. (Foto: iNews.id/Kismaya Wibowo)

Kalapas Perempuan Wonosari Kelas IIB, Ade Agustina mengatakan, pelapor masih menjalani masa tahanan di blok maksimum. Dia baru dua bulan dipindah Lapas di Semarang. Berdasarkan hasil penilaian dari Bapas (Balai Pemasyarakatan), yang bersangkutan memiliki register F yang melakukan pelanggaran berat.  

“Kami hanya menjalankan penanganan sesuai hasil assesmen Bapas," katanya. 

Warga binaan yang menempati blok maksimum menjalani pembinaan yang lebih ketat. Fokusnya terutama pada pembinaan kepribadian hingga konseling. Selama pembinaan menyebabkan stres tinggi.  

“Sebisa mungkin kami menjaga agar komunikasi dengan warga binaan di blok maksimum secukupnya saja, dengan pendekatan yang humanis,” katanya. 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ditangkap di Jaksel, DPO Kredit Fiktif Rp9,6 Miliar Dibawa ke Lapas Perempuan di Sidoarjo

57 tahun lalu

Rizky Remaja Bandung Diduga Korban TPPO Beri Klarifikasi, Netizen Curiga Gesturnya Janggal!

57 tahun lalu

Senyum Selebgram Isa Zega Dijebloskan ke Lapas Perempuan Malang

57 tahun lalu

Bebas usai Ditahan 2 Tahun, Selebgram Lina Mukherjee Ngaku sempat Stres

57 tahun lalu

Kisah Mary Jane, Terpidana Mati Kasus Narkoba yang Pandai Membatik dan Menari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal