Terungkap! Peneror Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Mengaku Polisi, Ini Ancamannya

Donald Karouw
Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar yang diteror lewat telepon oleh pelaku yang mengaku dari Polresta Yogyakarta. (Foto: IG)

"Suaranya diberat-beratkan supaya kelihatan punya otoritas. Dalam beberapa hari ini sy dah dihubungi tindakan sejenis dah dua kali. Saya hanya ketawa dan matiin hape lalu lanjut ngetik," tulisnya lagi.

Menurut Uceng, modus pelaku teror telepon tersebut merupakan bentuk penipuan yang mudah dikenali. Meski demikian, dia menyayangkan praktik serupa masih marak terjadi dan dinilai kurang mendapatkan penanganan serius.

"Well, siapapun tau yg kayak beginian adalah penipuan dan gak jelas. Tololnya dia bisa menelpon berkali2. Tapi bagaimana pun di negeri ini penipu macam begini terlalu diberi ruang bebas. Nyaris nda pernah ada yg dikejar dengan serius. Data kita diperjual belikan dan berbagai tindakan scam lainnya," tulisnya.

Uceng juga menyampaikan pesan tegas kepada para pelaku agar tidak menjual nama institusi kepolisian untuk menakut-nakuti masyarakat.

"Yang kedua, kepada para penipu, jangan jualan polisi untuk ngancam dan nakutin orang2 tertentu. Gak akan ngefek," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Guru Besar UGM Zainal Arifin Mochtar Diteror Lewat Telepon, Diancam Ditangkap

57 tahun lalu

Menteri HAM Natalius Pigai Desak Polisi Usut Tuntas Teror terhadap Aktivis dan Influencer 

57 tahun lalu

Sejumlah Kreator Konten Diteror, PDIP: Kemunduran Peradaban Politik

57 tahun lalu

Respons LPSK soal Sejumlah Aktivis dan Influencer Dapat Ancaman hingga Diteror

57 tahun lalu

Polda Metro Jaya Selidiki Teror Bom Molotov ke Rumah DJ Donny

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal