Terdesak Hadapi Rusia, Presiden Ukraina Minta Sistem Pertahanan Iron Dome dari Israel

Ahmad Islamy Jamil
Sistem pertahanan anti-rudal milik Israel, Iron Dome. Ukraina meminta bantuan Israel untuk mendapatkan Irone Dome ini. (Foto: Business Insider)

Dewan Kota Mariupol pada Sabtu (19/3/2022) menyatakan, ribuan penduduk telah dibawa ke Rusia selama seminggu terakhir. Sejumlah kantor berita Rusia pun mengatakan, ada banyak bus mengangkut ratusan pengungsi dari Mariupol ke Rusia dalam beberapa hari terakhir.

Dewan Mariupol mengklaim, pasukan Rusia membom sebuah sekolah seni di kota itu pada  Sabtu lalu. Sekolah itu menjadi tempat 400 penduduk berlindung. Akan tetapi, jumlah korban sesungguhnya belum diketahui.

Kantor berita Reuters juga tidak dapat secara independen memverifikasi klaim tersebut. Rusia sendiri membantah telah menargetkan warga sipil dalam pertempuran di Mariupol.

Sementara Zelensky mengatakan pengepungan Mariupol adalah kejahatan perang. “Untuk melakukan (serangan) ini ke kota yang damai ... adalah teror yang akan diingat selama berabad-abad yang akan datang,” katanya dalam pidato Sabtu malam.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

Sosok Sertu Muhammad Nur, Prajurit TNI Gugur Diserang Israel di Lebanon, Tinggalkan Bayi 7 Bulan

57 tahun lalu

Prajurit TNI asal Kulon Progo Gugur di Lebanon, Keluarga Tunggu Kepastian Kepulangan Jenazah

57 tahun lalu

Suasana Rumah Duka Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Keluarga Bersiap Sambut Jenazah

57 tahun lalu

Demo di Surabaya Bakar Patung Baal, Protes Serangan AS-Israel ke Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal