Telaga Dondong Kering, Warga 2 Padukuhan di Gunungkidul Terpaksa Beli Air Bersih

Kismaya Wibowo
Warga menunjukkan kondisi Telaga Dondong di Gunungkidul yang kering. (Foto: iNews.id/KIsmaya Wibowo)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Musim kemarau panjang telah mengakibatkan air telaga Dondong di Desa Jetis, Kapanewon Saptosari, Gunungkidul mengering. Warga kini harus membeli air bersih untuk bertahan hidup. 

Warga merasa air di telaga ini mulai mengering sejak bulan April lalu. Begitu memasuki bulan Mei air sudah habis dan tidak ada yang tersisa. Bahkan pada awal bulan Agustus air benar-benar habis yang mengakibatkan bagian tanah menjadi pecah-pecah. 

“Sudah tiga bulan kering, karena memang tidak ada hujan jadi air tidak ada yang bisa ditampung,” kata Kayun Karyono warga setempat. 

Air dari telaga ini dimanfaatkan warga dari Padukuhan Dondong dan Mojosari. Setidaknya ada 400 kepala keluarga dengan jumlah sekitar 1.000 jiwa yang memanfaatkan air ini untuk mandi, cuci dan memberi minum ternak. 

“Sebagian besar untuk mencuci dan ternak, tetapi ada sebagian yang mandi,” katanya. 

Ketika air sudah tidak ada, warga hanya bisa berharap adanya bantuan dari pemerintah dan donatur. Saat ini warga secara swadaya membeli air bersih dari pihak swasta. Satu tangki air berukuran 5.000 liter dibeli dengan harga antara Rp130.000 sampai Rp140.000 tergantung lokasi penampungan air.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

ITB Pasang Pompa Air Tenaga Surya di Lokomea TTU, Bantu Petani Atasi Kekeringan

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal