Talud Jebol 15 Kepala Keluarga di Sleman Rumahnya Terendam

Priyo Setyawan
Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Sleman telah menyebabkan pohon tumbang dan menimpa rumah penduduk. (Foto: iNews.id/Priyo Setyawan)

Setelah terjadi kondensasi akan terbentuk titik-titik air yang terlihat sebagai awan Cumulonimbus (Cb). Lantaran kuatnya energi dorongan ke atas saat terjadi proses konveksi maka puncak awan sangat tinggi hingga sampai freezing level.

Freezing level ini terbentuk kristal-kristal es dengan ukuran yang cukup besar. "Saat awan sudah masak dan tidak mampu menahan berat uap air, terjadi hujan lebat disertai es. Es yang turun ini bergesekan dengan udara sehingga mencair dan ketika sampai permukaan tanah ukurannya lebih kecil," ungkapnya.
 

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
5 jam lalu

Gempa Magnitudo 3,6 Guncang Lumajang Jatim, BMKG: Berpusat di Laut

17 jam lalu

Gempa Terkini Magnitudo 4,8 Guncang Pasaman Barat Sumbar

18 jam lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 4,3 Guncang Tenggara Pacitan Jatim

1 hari lalu

Gempa Terkini Guncang Sukabumi, Cek Kekuatan Magnitudonya! 

2 hari lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,8 Guncang Toli-Toli Sulteng, Dirasakan Cukup Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal