Taliban Berkuasa, Kaum LGBT Afghanistan Ketar-ketir

Ahmad Islamy Jamil
Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afghanistan, kini berada di bawah kendali Taliban, setelah negara-negara Barat merampungkan proses evakuasi di sana akhir Agustus lalu. (Foto: Reuters)

Adapun Inggris, menyatakan akan menyambut hingga 5.000 warga Afghanistan di bawah program pemukiman kembali pada tahun pertama. Dalam program tersebut, London akan memprioritaskan kaum perempuan, anak perempuan, dan kelompok minoritas. Namun, LGBT Afghanistan tidak disebutkan dalam komitmen tersebut. Saat ditanya soal itu, Pemerintah Inggris tidak menanggapi permintaan komentar dari wartawan.

Lain halnya dengan Turki. Negara itu tidak mau menjadi tempat penampungan pengungsi Afghanistan. Turki malah memperkuat tembok perbatasannya dengan Iran, yang bertetangga dengan Afghanistan. Ankara secara tegas mengatakan, langka itu untuk mencegah masuknya migran dari Afghanistan.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Video Viral Diduga Pesta LGBT di Cirebon, Bikin Resah Warga

57 tahun lalu

Viral Video Pesta LGBT di Tempat Hiburan Malam Cirebon, 2 Orang Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

19 Polisi Dipecat Polda Babel Sepanjang 2025, Ada yang gegara LGBT

57 tahun lalu

Sidak Tempat Diduga Kumpul Gay di Mojokerto, Petugas Temukan Sejumlah Celana Dalam Pria

57 tahun lalu

Diduga Pasangan Gay, 2 Pria di Perumahan Kawasan Payakumbuh Nyaris Diamuk Massa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal