Tak Ikut Mogok Produksi, Perajin Tempe di Bantul Kurangi Ukuran

Galih Wisma
Sejumlah perajin tempe di DIY tetap produksi dengan mengurangi ukuran. (foto: iNews.id/Galih Wisma)

Aksi demo mogok produksi dirasakan tidak menyelesaikan masalah. Justru kondisi ini akan mengganggu perekonomian perusahaan dan karyawan. Untuk memproduksi tempe butuh wkatu tiga hari, sehingga aksi mogok justru akan berdampak lebih lama. 

“Kalau kami tidak memproduksinya hari ini justru akan rugi. Sebab membuat tempe itu hari ini untuk 3 hari ke depan jadinya” ujarnya.

Untuk mengatasi melonjaknya harga kedelai, perajin terpaksa mengurangi ukuran tempe. Jika selama ini satu kemasan menggunakan 4,5 ons kedelai, kini dikurangi menjadi 4 ons saja.  Cara ini paling realistis dibandingkan harus menaikkan harga. 

“Kami berharap harga kedelai bisa kembali normal sehingga tidak terus merugi,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kehabisan Bekal, Sejoli asal Kolombia Ditangkap saat Ngamen di Lampu Merah Bantul

57 tahun lalu

Tragis! Diajak Kakek Cari Rumput, Bocah di Bantul Tewas Tertimpa Buis Beton

57 tahun lalu

Harga Kedelai Naik Imbas Perang AS, Perajin Tempe di Jember Kelimpungan

57 tahun lalu

Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras

57 tahun lalu

Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal