Tak Ada Pasokan Air, Puluhan Hektare Lahan Padi di Kulonprogo Gagal Panen

Kuntadi
Anggota DPRD Kulonprogo jeni Widiatmoko (kanan) mengecek lahan padi yang kering dan terancam mati karena tidak ada air. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

KULONPROGO, iNews.id – Sejumlah petani di Kalurahan Sidomulyo, Kapanewon Pengasih, Kulonprogo merugi. Musim kemarau telah membuat puluhan hektar tanaman padi gagal dipanen. Jika tidak ada penanganan darurat, kondisi ini akan semakin meluas.

Ketua Kelompok Tani Sido Dadi, Bingat Sudiyanto (62) mengatakan, saat ini sebenarnya sedang memasuki masa tanam kedua untuk jenis padi. Namun semenjak bulan puasa lalu sudah tidak ada hujan. Akibatnya pasokan air dari Drainase Plelen tidak mengalir.

“Yang kering dan terancam gagal panen mencapai 25 hektare,” katanya.

Akibat faktor alam ini, petani merugi hingga puluhan juta. Mereka sudah mengolah lahan dan melakukan pemupukan dua kali. Padahal saat musim tanam pertama setiap hektarenya mampu menghasilkan panenan hingga mencapai 8 ton.
 
“Beberapa lahan yang tidak bisa diselamatkan sudah dipotong untuk pakan sapi,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kendal Waspada Kemarau Ekstrem Dampak Godzilla El Nino, Kekeringan dan Karhutla Mengintai

57 tahun lalu

Kesal Drainase Tertutup Bangunan, Warga Adang Kunjungan Bupati Pangandaran di Kawasan Wisata

57 tahun lalu

Hujan Deras di Makassar Berujung Tragis, Bocah 10 Tahun Tewas Terseret Arus Drainase

57 tahun lalu

ITB Pasang Pompa Air Tenaga Surya di Lokomea TTU, Bantu Petani Atasi Kekeringan

57 tahun lalu

Air Tak Mengalir Ke Rumah, Warga Mandi dari Tangki di Kantor PDAM Lubuklinggau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal