Sultan Minta Masyarakat Tenang dan Tidak Terprovokasi

Kuntadi
Petugas Polres Sleman berjaga-jaga di Gereja Santa Lidwina. (Foto: iNews.id/Kuntadi)


Dia juga mengingatkan tentang perbedaann agama yang harus dihargai dan disikapi dengan bijaksana. Polisi dan aparat keamanan, kata dia, juga harus ikut menjaga kebebasan umat dalam melaksanakan ibadah sesuai keyakinannya.

"Warga untuk bisa mewaspadai dan tidak terprovokasi terhadap kejadian. Intoleran harus diantisipasi," ungkapnya.

Sultan berkeyakinan masyarakat Yogyakarta memiliki kesadaran dalam mewujudkan suasana aman dan kondusif. Menurutnya, umat tidak perlu takut untuk beribadah karena pemerintah akan melindungi dan menjamin keamanan bagi seluruh masyarakat.

Sementara, Uskup Agung Semarang Robertus Rubiyatmoko berharap kasus ini bisa diusut tuntas dan profesional. Dia pun mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Masyarakat wajib untuk menjaga kehidupan bersama.

"Manusia memiliki hak untuk hidup tenang, ini harus diwujudkan bersama. Indonesia dibentuk dari multi kultural. Kejadian ini telah melukai nilai-nilai Pancasila," katanya.

Editor : Achmad Syukron Fadillah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah untuk Wilayah Jogja & Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal