Dia yakin, permasalahan pengadaan akan selesai. PT Angkasa Pura sudah membangun pusat pelaporan yang akan menampung semua keluhan masyarakat. Seperti di Jombor, warga yang berdekatan yang menolak juga tidak dipaksa. Di sana lahan yang mepet juga tidak bisa difungsikan. "Persuasif, pasti akan ada perubahan," katanya.
Disinggung dengan masih adanya warga yang menolak dan melakukan penanaman pohon, Hasto melihat aksi itu sudah di luar koridor. Itu menjadi bagian dari aksi warga dalam melakukan penolakan. Padahal lahan tersebut sudah masuk dalam IPL bandara yang ditetapkan pemerintah.
Juru Bicara Proyek Pembangunan Bandara NYIA, yang juga GM Bandara Adisutjipto, Agus Pandu Purnama mengaku, pembebasan lahan bandara masih terus dilakukan. Perkembangannya sesuai dengan harapan masyarakat DIY yang ingin ada bandara baru. "Pengadaan akan segera selesai, dan mohon doanya agar amanat untuk membangun dan menyejahterakan masyarakat segera terselesaikan," tuturnya.