Soal Muktamar NU, Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar Dihubungi Orang yang Mengaku Intelijen

Widya Michella
Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar mengungkap alasan dirinya mengeluarkan perintah pelaksanaan Muktamar ke-34 NU pada 17 Desember 2021. (Foto: MPI/Widya Michella)

"Tetapi tetap ngotot namun saya biarkan. Dengan kejadian itu di Khutbah Iftitah langsung saya katakan, saya minta muktamar diselenggarakan pada bulan Desember tahun ini karena ada telepon upaya-upaya saya tidak tahu apa maksudnya," tuturnya.

Dia menjelaskan jika Muktamar dilaksanakan lewat dari tanggal 25 Desember 2021 maka hasil Kombes NU sudah habis masa khidmatnya dan tidak ada pengurus PBNU. Oleh sebab itu Muktamar NU harus diputuskan dalam waktu yang secepat-cepatnya.

Terkait surat tersebut, dia berkomitmen untuk bertanggung jawab apapun keputusannya.

"Itu tanggung jawab saya, saya  siap bertanggung jawab apapun kalau memang salah. Saya siap bertanggung jawab dengan surat perintah teman-teman panitia," kata dia.

"Mudah-mudahan tetap kita ajak semuanya koordinasi dengan baik Tanfidziyah dan Syuriah. Kita upayakan berjalan dengan sejuk damai menghasilkan maslahat dan manfaat," tuturnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

57 tahun lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

57 tahun lalu

Dukung Rais Aam dan Ketum, Pesantren Krapyak Imbau PBNU Hormati Otoritas Kiai Sepuh

57 tahun lalu

Polemik PBNU, Pertemuan Kiai Sepuh dengan Gus Yahya dan Rais Aam Digelar Tertutup di Jombang

57 tahun lalu

Kader Muda NU Serukan PBNU Kembali ke AD/ART dan Hormati Islah Para Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal