Soal Krisis Ukraina, Rusia : Jangan Percaya Amerika Serikat

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina membawa Rudal Javelin. Rusia menyebut AS tak bisa dipercaya terkait masalah Ukraina. (Foto Ilustrasi : reuters)

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) pada Kamis (3/2/2022) mengaku mengantongi bukti tentang rencana Moskow untuk memfilmkan serangan palsu oleh Ukraina palsu terhadap Rusia. Video itu akan digunakan Moskow untuk membenarkan serangan terhadap negara tetangganya yang pro ke Barat itu.

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, pada Jumat ini juga menuduh pihak Barat mengada-ada.

“Sifat delusi dari pemalsuan semacam itu–dan jumlahnya semakin banyak setiap hari–jelas tak masuk akal baik bagi ilmuwan politik yang punya pengalaman mumpuni maupun yang kurang berpengalaman sekalipun,” kata Lavrov.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal