Singapura Larang Keras Warganya Perang di Ukraian, Nekat Bisa Dipenjara Seumur Hidup

Anton Suhartono
Singapura melarang keras warganya berperang di Ukraina melawan Rusia. (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Pemerintah Singapura melarang keras warganya berperang di Ukraina melawan Rusia. Bagi yang nekat, bisa dipenjara seumur hidup.

Kementerian Dalam Negeri Singapura menegaskan, berangkat ke Ukraina untuk berperang merupakan pelanggaran. Hukum di Singapura melarang warganya mengangkat senjata melawan negara yang tak bermusuhan.

"Kami ingin menggarisbawahi, pelanggaran bagi siapa pun yang berada di Singapura, untuk berkorban, berupaya untuk berkorban, atau bersekongkol mengobarkan perang, melawan pemerintahan mana pun yang tidak sedang berperang dengan Singapura," bunyi pernyataan, dikutip dari The Straits Times, Kamis (10/3/2022).

Disebutkan, warga Singapura yang berperang di luar negeri, secara hukum dianggap sama seperti melakukannya di dalam negeri, dan harus bertanggung jawab atas pelanggaran tersebut.

Pelanggaran hukum ini terancam hukuman penjara seumur hidup atau maksimal 15 tahun serta denda.

Singapura mengambil sikap tegas terhadap invasi Rusia ke Ukraina dan mengutuk keras. Pemerintah Singapura telah meminta Rusia untuk menghentikan permusuhan serta menghormati kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas teritorial Ukraina.

Bukan hanya itu Singapura menjatuhkan sanksi terhadap Rusia dengan membatasi transaksi dengan empat bank serta melarang ekspor barang elektronik serta bahan lain yang bisa digunakan sebagai senjata melawan Ukraina.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rem Blong! Mobil Rombongan Wisatawan Singapura Kecelakaan di Jalur Bromo, Begini Kronologinya

57 tahun lalu

TNI AL Gagalkan Penyelundupan 39.000 Baby Lobster Senilai Rp1 Miliar di Bandara Juanda

57 tahun lalu

Sidang 19 Terdakwa Penjual Bayi ke Singapura Diwarnai Protes, Didakwa Pasal Berlapis

57 tahun lalu

Terkuak! WNA Ukraina Dibunuh 7 Orang di Bali, 6 Tersangka Buron ke Luar Negeri

57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal