Sikapi PK Kubu Moeldoko, Pengurus dan Kader Demokrat Kota Magelang Surati Pengadilan Negeri

Puji Hartono
Ketua DPC Demokrat Kota Magelang Dian Mega menyerahkan surat perlindungan kepada Ketua PN Kota Magelang Rios Rahmanto. (foto: iNews.id/Puji Hartono)

MAGELANG, iNews.id - Pengurus dan kader Partai DemokratKota Magelang mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Kota Magelang untuk menyerahkan surat permohonan perlindungan hukum, Rabu (5/4/2023). Langkah ini dilakukan menyusul adanya upaya hukum dari kubu Moeldoko yang mengajukan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkaman Agung. 

Surat permohonan ini diserahkan ketua DPC Demokrat Kota Magelang Dian Mega kepada Ketua PN Kota Magelang Rios Rahmanto. 

Menurut Dian Mega penyerahan surat permohonan untuk menindaklanjuti instruksi dari DPP Partai Demokrat. Setiap pengurus di kabupaten/kota diminta agar ke pengadilan untuk memberitahukan bahwa mereka menolak Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilakukan Moeldoko, yang upaya hukum dilakukan dengan mengajukan peninjauan kembali (PK) pada 3 Maret lalu. 

“Di setiap wilayah (DPC Partai Demokrat) untuk memberitahukan ke Mahkamah Agung bila menolak PK yang diajukan Pak Moeldoko. Karena, memang bukti yang disampaikan itu tidak ada bukti yang baru,” katanya. 

Menurutnya, PK yang diajukan Moeldoko tidak memengaruhi dinamika politik bagi Partai Demokrat, khususnya di Kota Magelang. Mereka justru merasa optimistis Partai demokrat di bawah kepemimpinan Agus Hari Murti Yudhoyono (AHY) akan membuat mereka semakin eksis.  

“PK yang diajukan Moeldoko tidak mengurangi kesolidan kepengurusan dan anggota Partai Demokrat di Kota Magelang,” katanya.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tunangan Dilecehkan, Pemuda di Magelang Nekat Aniaya Teman hingga Tewas

57 tahun lalu

Pohon Tumbang Timpa Peziarah di Gunung Tidar Magelang, 1 Orang Tewas 4 Terluka

57 tahun lalu

Tipu Muslihat Ayah Bejat di Magelang, Mengaku Kerasukan Perkosa Anak selama 4 Tahun

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Syafiq Ali, Pendaki yang Ditemukan Tewas di Gunung Slamet

57 tahun lalu

Usai Divisum, Jenazah Pendaki Syafiq Ali Dibawa ke Magelang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal