Serapan Gas Melon di Gunungkidul Turun, Banyak Warga Beralih ke Kayu Bakar

erfan erlin
Sejumlah pangkalan elpiji di Gunungkidul kesulitan menjual gas melon (Foto: doc/iNews.id)

GUNUNGKIDUL, iNews.id - Serapan gas elpiji ukuran tiga kilogram atau dikenal dengan gas melon di Kabupaten Gunungkidul menurun. Sejumlah pangkalan mengeluh tidak bisa menjual sesuai target karena banyak berdiri pangkalan elpiji baru. 

Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Gunungkidul, Asar Janjang Riyanti mengakui jika kondisi penjualan gas elpiji tiga kilogram sedang lesu. Hal ini bukan diakibatkan adanya penambahan kuota, namun karena memang kondisi ekonomi. Selain itu juga cuaca kurang berpihak. 

"Daya beli masyarakat menurun serta cuaca sangat terik. Masyarakat banyak yang kembali ke kayu bakar," ujarnya.

Sementara di kalangan pemilik pangkalan menduga penurunan ini karena iklim usaha yang tidak sehat. Pemerintah dan Pertamina terlalu mudah mengeluarkan izin pendirian agen dan pangkalan baru. Kondisi ini menjadikan persaingan antarpangkalan. 

Tidak jarang pemilik pangkalan memilih jual rugi demi menghabiskan kuota atau jatah mingguann. Jika kondisi ini dibiarkan maka akan banyak pangkalan yang gulung tikar.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Tabung Gas Elpiji Meledak dan Terbakar di Sungai Penuh Jambi, 2 Orang Luka-Luka

57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal