SLEMAN, iNews.id - Hasil laboratorium pengemudi Honda Mobilio yang terlibat kecelakaan maut dengan Xpander di Jalan Magelang KM 8, Sendangadi, Mlati, Sleman pada Sabtu (3/10/2020) pagi negatif mengonsumsi alkohol. Sebelumnya, sopir diduga mabuk karena terdapat botol minuman keras dalam mobil.
Kasatlantas Polres Sleman, AKP Mega Tetuko, menyatakan kepolisian telah menerima hasil uji kandungan alkohol dari laboratorium terhadap pengemudi dan dua penumpang Mobilio lainnya. Hasil tes terhadap ketiganya menunjukkan tidak ada kandungan alkohol yang memabukan.
"Hasil tes darah pengemudi dan penumpang Mobilio masih normal, artinya mereka negatif mengonsumsi alkohol," kata AKP Mega pada Kamis (15/10/2020).
Kendati demikian, Polres Sleman tidak menghilangkan bukti berupa satu botol minuman keras (miras) tersegel, satu botol miras dalam kondisi pecah dan satu botol air mineral berisi satu liter ciu yang ditemukan petugas dari dalam mobil. Botol minuman keras itu yang membuat polisi sempat menduga sopir Mobilio dalam keadaan mabuk sehingga tak mampu mengendalikan mobilnya. Saat pemeriksaan, penumpang Mobilio juga tidak menyangkal bahwa miras itu kepunyaan mereka.
Mega melanjutkan, hingga saat ini Polres Sleman belum menetapkan tersangka atas insiden yang menewaskan 4 orang penumpang Mobilio ini. Seorang pengemudi dan dua penumpang Mobilio yang selamat saat ini berstatus saksi. Demikian pula pengemudi Mitsubishi Xpander yang terlibat kecelakaan dan sejumlah saksi di lokasi turut dimintai keterangan.