Sebelum kejadian, kata Muryanto, sebenarnya petugas SAR sudah mengingatkan kepada rombongan itu untuk tidak mandi dan bermain air. Lokasi ini dikenal memiliki palung yang dalam dan airnya tampak seperti dangkal.
“Petugas SAR sudah berusaha menyelamatkan, dan berhasil menyelamatkan ketiga korban selamat. Namun yang dua hilang,” katanya.
Ketiga korban selamat selanjutnya dirujuk ke puskesmas terdekat. Namun, mereka meminta dirujuk dan dirawat di RS UII yang ada di Kecamatan Pandak. “Sekarang kami masih melakukan pencarian bersama dengan TNI, tim SAR, dan relawan,” katanya.
Salah satu petugas SAR, Dwi Wiratmo mengatakan, upaya pencarian korban hilang saat ini fokus dengan menyisir kawasan pantai. Mereka dibagi dalam beberapa shift dan kelompok untuk menyisir sepanjang pantai.
“Saat ini kami fokus dengan penyisiran dulu. Kalau kondisinya memungkinkan, kami juga akan menggunakan perahu jukung,” ujarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan, pihaknya langsung turun ke lokasi setelah mendapat laporan ada korban tenggelam. Sesuai dengan SOP pencarian, akan dilakukan selama tiga hari. Jika keluarga menginginkan penambahan masa pencarian, akan dilakukan secara fleksibel.
“Semoga lekas ketemu dan kami fokus pencarian dengan penyisiran dulu,” ujarnya.