Seekor Sapi di Gunungkidul Mati Mendadak, Dinas: Kepastian Antraks Tunggu Hasil Laboratorium

erfan erlin
Petugas memeriksa sapi yang mati mendadak di Ngawu, Playen, Gunungkidul. (foto: istimewa)

Bowo menambahkan berdasarkan keterangan pemilik sapi, tidak ada indikasi keracunan. Terlebih rumput untuk pakan sudah lama diberi pupuk sehingga aman dikonsumsi ternak.

Saat mati juga tidak ada ceceran darah. Dari pemeriksaan pihak puskeswan tidak ada lesi di lidah dan gusi, tidak ada darah dari lubang alami namun perutnya mengalami kembung.

"Atas arahan dari dokter Puskeswan playen. Bangkai sapi harus dikuburkan," ujarnya. 

Bowo tidak mengetahui alasan mengapa sapi tersebut disembelih oleh warga. Apakah akan dibrandu (dibagi-bagi dan dikonsumsi bersama atau tidak). Dia menduga warga menganggap sapi itu aman dikonsumsi karena hanya kembung.

"Pemahaman di desa sakit kembung itu mungkin dianggap aman (dikonsumsi). Untung dari puskeswan sudah kasih perintah dan bisa diterima warga," katanya.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Gunungkidul, drh Retno Widyastuti membenarkan adanya sapi yang mati tersebut. Meski mati mendadak, tidak bisa  karena antraks. Untuk memastikan penyebabnya masih menunggu hasil tes uji laboratorium.

"Kami sudah kirim sampel darah ke laboratorium. Biasanya (hasilnya) semingguan," ujar dia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hujan Deras Picu Longsor Bukit Clongop, Jalur Penghubung Jateng–DIY Ditutup

57 tahun lalu

Hati-Hati Modus Kejahatan, Penipuan Jual Beli Online Emas Antam Diungkap Polres Gunungkidul

57 tahun lalu

3 Jalur Alternatif ke Gunungkidul Ini Jadi Favorit Wisatawan Lokal, Cocok untuk Weekend Trip

57 tahun lalu

Tenda Drag Race di Gunungkidul Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Sejumlah Mobil Rusak

57 tahun lalu

Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Tenda Arena Balap Mobil di Gunungkidul Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal