Satgas Covid-19 Yogya Klaim Belum Ada Laporan Efek Samping Vaksin AstraZeneca

Antara
Pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk warga lansia di Kota Yogyakarta, 26 Februari 2021 (Foto : Antara /Eka AR)

YOGYAKARTA, iNews.id - Satuan Tugas Penanganan Covid-19Yogyakarta mengklaim belum ada laporan terkait efek samping pascaimunisasi menggunakan vaksin AstraZeneca. Vaksin yang digunakan ini dipastikan bukan dari batch yang dilarang.

“Vaksinasi menggunakan vaksin AstraZeneca sudah kami lakukan sejak Jumat (21/5) dan terus digunakan hingga saat ini. Sejauh ini, belum ada laporan efek samping yang disampaikan warga,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, Kamis (27/5/2021).

Menurut dia, vaksin AstraZeneca yang digunakan untuk program vaksinasi di Kota Yogyakarta dipastikan berasal dari batch yang tidak dilarang oleh pemerintah sehingga aman digunakan.

“Jadi, saat ini ada dua jenis vaksin yang digunakan untuk vaksinasi di Kota Yogyakarta. Vaksin dari Sinovac dan dari AstraZeneca,” kata Heroe.

Warga yang sudah menerima vaksin Sinovac dosis pertama, maka akan melanjutkan vaksinasi dosis kedua dengan vaksin yang sama, begitu pula dengan warga yang menerima vaksin AstraZeneca.

“Kalau dosis pertamanya adalah Sinovac, maka suntikan dosis kedua tidak mungkin akan diberikan AstraZeneca. Pasti diberikan vaksin yang sama,” kata Heroe.

Vaksin Sinovac dan AstraZeneca diberikan dalam dua dosis atau dua kali penyuntikan. Hanya saja, jeda waktu antara suntikan pertama dan kedua untuk Sinovac adalah minimal 28 hari, namun untuk AstraZeneca minimal tiga bulan.

Penerima vaksin, lanjut dia, diharapkan tidak memilih-milih jenis vaksin tertentu karena seluruh vaksin yang digunakan sudah mendapat izin untuk digunakan secara medis.

“Laporan mengenai penolakan dari masyarakat untuk divaksinasi dengan AstraZeneca juga belum ada,” kata Heroe.

Dia mengatakan vaksinasi menggunakan AstraZeneca di Kota Yogyakarta akan terus dilanjutkan dengan sasaran masyarakat umum.

“Awalnya ada 2.000 dosis yang kami terima dan kabarnya di DIY sudah ada sekitar 300.000 dosis yang masuk. Penambahan stok vaksin, tentunya menunggu distribusi dari DIY,” katanya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Info Loker Jogja Terbaru 2026: Peluang Terbuka di Sektor Jasa, Gaji Sesuai UMK

57 tahun lalu

Puncak Arus Balik Lebaran di Stasiun Tugu, Ribuan Pemudik Tinggalkan Yogyakarta

57 tahun lalu

Polda Jabar Siapkan Mudik Gratis Lebaran ke Solo dan Yogyakarta

57 tahun lalu

Jadwal Buka Puasa Ramadhan 2026 Jogja Hari Ini versi Muhammadiyah, Lengkap dengan Doa Berbuka

57 tahun lalu

Jadwal Imsak Puasa Ramadhan 2026 Muhammadiyah untuk Wilayah Jogja & Sekitarnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal