Sapa Aruh Satu Dasawarsa Keistimewaan DIY, Sri Sultan HB X Akan Reformasi Kalurahan

Kuntadi
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan Sapa Aruh bertepatan satu Dasawarsa Keistimewaan DIY, di Bangsal Kepatihan Yogyakarta, Rabu (31/8/2022). (foto: istimewa)

Kalurahan harus mampu mewujudkan Patrap Tri Muka, yakni sebagai arena demokrasi politik lokal sebagai wujud kedaulatan politik; Arena demokratisasi ekonomi lokal sebagai wujud kedaulatan ekonomi; dan pemberdayaan melalui aktualisasi pengetahuan kolektif Warga Kalurahan sebagai wujud Kedaulatan Budaya. 

Potensi keunggulan kalurahan akan menjadi sentra pertumbuhan sekaligus menjadi ujung depan pemberantasan kemiskinan. Konsep ini relevan untuk mengakselerasi pembangunan kalurahan, dalam mengejar kemajuan perkotaan. 

“Semuanya akan bermuara pada reformasi kalurahan sebagai basis keIstimewaan DIY,” katanya.

Predikat istimewa akan semakin bermakna, seiring keragaman yang tercipta dalam kreativitas dan adat istiadat. Untuk menjadi orang Yogyakarta, tidaklah harus lahir di Yogyakarta atau memiliki darah keturunan Jawa. Keistimewaan Yogyakarta adalah untuk Indonesia.

Editor : Kuntadi Kuntadi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Keraton Yogya Berduka, Bagas Korban Tewas saat Glamping Ternyata Fotografer Tundha Yekti

57 tahun lalu

Sekeluarga Tewas di Temanggung, 1 Korban Mahasiswa UGM dan Fotografer Keraton Yogya

57 tahun lalu

Ditemani Cucu Sri Sultan Hamengku Buwono X, Alam Ganjar Berkeliling Keraton Yogyakarta

57 tahun lalu

Hajatan Rakyat di Kulonprogo, Ganjar Pranowo Bangga Jadi Bagian Keistimewaan DIY

57 tahun lalu

Ade Armando Usik Keistimewaan Yogya, Sekjen PSI Cium Tangan Sri Sultan HB X

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal