Sanksi Negara Barat ke Rusia Jadi Bumerang, Moskow Stop Pasokan Gas Lagi

Ahmad Islamy Jamil
Negara-negara Eropa terancam krisis energi setelah pasokan gas dari Rusia dihentikan. (Foto Ilustrasi : Reuters)

Sebagai dampaknya, Rusia harus memangkas pasokan gas melalui pipa itu menjadi 40 persen dari total kapasitas pada Juni dan turun lagi menjadi 20 persen pada Juli.

Negara-negara Eropa khawatir Rusia bakal memperpanjang penghentian pasokan sebagai balasan atas sanksi bertubi-tubi yang dijatuhkan terkait agresi militer Moskow ke Ukraina. Uni Eropa juga menuduh Rusia menjadikan energi sebagai senjata perang menghadapi Barat. 

Namun, Rusia berkali-kali membantah tuduhan itu dengan alasan ada kendala teknis yang menyebabkan pasokan harus dikurangi atau dihentikan sepenuhnya.

Jika pembatasan gas oleh Rusia terus berlanjut, itu dapat memperdalam krisis energi di Eropa. Gejala krisis yang paling kentara adalah lonjakan harga gas eceran yang mencapai 400 persen sejak Agustus lalu. 

Kondisi tersebut sangat berdampak pada penggunaan rumah tangga dan bisnis. Pemerintah mesti mengeluarkan uang hingga miliaran dolar untuk meringankan beban masyarakat.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

20 Jam Terapung di Laut, Turis Rusia Hilang Saat Surfing di Nusa Dua Ditemukan Nelayan

57 tahun lalu

Buronan Paling Dicari Eropa Ditangkap di Bali, Terlibat Pembunuhan dan Perampokan Sadis

57 tahun lalu

Sosok Mayor Laut Firman Cahyadi Komandan KRI Sutanto-377, Lulusan Terbaik Seskoal Rusia

57 tahun lalu

Membongkar Sepak Terjang Geng Rusia di Bali, Selengkapnya di Morning News

57 tahun lalu

Weekend Story: Geng Rusia Beraksi di Bali, Jaringan Mafia Internasional ?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal