Sadisnya Pinjol Ilegal, Korban Meninggal Bunuh Diri, Keluarganya Tetap Diteror

Rizki Maulana
Menko Polhukam Mahfud MD menerima laporan korban pinjol bunuh diri, namun keluarganya masih diteror. (Foto : Riezky Maulana)

JAKARTA, iNews.id - Kelakuan Pinjol ilegal sungguh sadis. Meski korbannya sudah bunuh diri lantaran tak sanggup membayar, keluarganya tetap mendapat teror. 

Cerita ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam konferensi pers bersama Kabareskrim dan pimpinan LPSK secara virtual, Jumat (22/10/2021). 

Mantan Ketua MK ini bercerita dirinya menerima laporan dari salah satu masyarakat korban Pinjol ilegal yang salah satu anggota keluarganya bunuh diri. Aksi nekat itu dilakukan karena tidak sanggup membayar utang karena jumlah bunganya terus membengkak.

Meski begitu, keluarga korban tetap diteror untuk membayar tagihan tersebut.

"Saya ada laporan orang meninggal karena itu tapi tetap keluarganya diteror suruh bayar. Pinjam hanya Rp1,2 juta lalu naik terus meninggal bunuh diri. Keluarganya yang nengok diteror, ini tidak diberitakan, dirahasiakan kepada orang tuanya di kampung meninggal karena sakit perut," ujarnya.

Dia meminta para pelaku teror pinjol untuk menghentikan aksinya. Aparat, kata dia akan mengusut tuntas persoalan ini dan akan melindungi masyarakat dari teror pinjol.

"Hentikan teror-teror itu. Saya kira cukup produktif kerja Polri 3-4 hari ini. Tidak akan pernah berhenti melindungi karena negara harus hadir melindungi dari cara-cara seperti itu," ucapnya.

Editor : Ainun Najib
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Usai Bunuh Rekan Kerja, Satpam di Surabaya Tetap Bekerja untuk Hilangkan Kecurigaan

57 tahun lalu

Cekcok Utang Pinjol, Satpam di Surabaya Nekat Bunuh Rekan Kerja

57 tahun lalu

Soroti Kasus Gus Yaqut, Mahfud MD: Pimpinan KPK Tak Berwenang Tetapkan Tersangka

57 tahun lalu

Tersangka sejak 2024, Eks Bos Pinjol Investree Ditahan usai Dipulangkan dari Qatar 

57 tahun lalu

Komite Reformasi Kepolisian Bentukan Prabowo Akan Diisi 9 Orang, Mahfud MD Ikut Bergabung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal